Friday, August 27, 2010

NADIR YANG LEPAS

untukmu
lepaslah raga mengarungi nyawa
meninggalkan sisa tanya dalam beribu duka
bersua Tuhan menyapa dengan salam
mengantarkan amal menghitung peradilan

untukmu
yang selalu hadir dalam inci waktuku
yang tidak bosan mengeja kata agar aku percaya
bahwa hadirmu begitu bermakna dalam jiwa

untukmu
yang selalu mengingatkanku
bahwa sewindu kau telah hadir dalam nadirku
tak habis kata bergelora ucapmu
dan percaya tidak pernah hadir di jiwaku

untukmu
ternyata Tuhan lebih memilih untuk menjagamu
menemani semua mimpi dan anganmu
untuk selalu menjagaku

untukmu
maaf maaf maaf..
belum sempat kucandai rasamu

No comments: