Friday, March 7, 2008

Puisi

Acta Diurna

Kau ingat kawan
Dia ada dalam idealisme yang politis dan argumentis
Dia berdiri dalam naluri kesadaran
Akan sebuah kebenaran

Dia bernafas dalam keinginan
Sebuah transfaransi yang terkubur
Oleh kokohnya dinding busuk
Yang bersemayam keserakahan akan hidup duniawi

Dan tau kah engkau
Hai jiwa-jiwa pemberontak
Acta Diurna
hidup saat manusia haus
Akan sebuah kata yang dinamakan ‘demokrasi’
Yang tergilas penguasa tiran
Yang menjejali manusia dengan dusta dan kecongkakan

Tapi saat segelintir nyawa orang-orang
Dibawah sebuah affidafit yang penuh permainan manis
Dia mulai menyusut dan benar-benar hilang

Dan selalu muncul tenggelam
Demi kepentingan sebuah ‘rule of games’ tolol
Tanpa makna dan kearifan

No comments: